910 Nineten terus memperkaya lini Road Running mereka, dan dua model yang sering bikin bingung calon pembeli adalah Haze Meridian dan Haze Tempo 2.0. Sekilas keduanya terlihat mirip: sama-sama mengusung teknologi midsole Fuzzfoam70 dan diposisikan untuk kebutuhan lari cepat. Tapi kalau dilihat lebih detail, ada perbedaan karakter yang cukup menentukan buat kebutuhan latihan kamu sehari-hari.
Artikel ini akan membahas perbandingan Haze Meridian vs Haze Tempo 2.0 dari sisi spesifikasi, peruntukan, sampai rekomendasi latihan mana yang paling cocok untuk masing-masing sepatu.

Sekilas Tentang 910 Haze Meridian
Haze Meridian diposisikan sebagai sepatu untuk speed session jarak jauh, mulai dari tempo run hingga lari 21K–42K. Karakter utamanya adalah power lightweight dengan respons yang konsisten, ditopang midsole Fuzzfoam70 yang diklaim punya rebound rate hingga 70%. Bagian outsole menggunakan CPU Rubber Sky Grip yang ringan namun tetap punya traksi maksimal di permukaan jalan raya.

Sekilas Tentang 910 Haze Tempo 2.0
Haze Tempo 2.0 juga masuk kategori Road Running dan diposisikan sebagai speed trainer. Sepatu ini memakai midsole yang sama, Fuzzfoam70, dipadukan dengan outsole CPU Rubber Sky Grip. Yang membedakan, Haze Tempo 2.0 punya stack height yang lebih tinggi di bagian heel (39 mm) dengan drop 7 mm, serta bobot yang lebih ringan dibanding Meridian. Bagian upper-nya memakai engineered mesh yang breathable dipadu Hyperweb sebagai penguat struktur.
Tabel Perbandingan Spesifikasi
| Spesifikasi | 910 Haze Meridian | 910 Haze Tempo 2.0 |
|---|---|---|
| Kategori | Road Running | Road Running |
| Peruntukan (Best For) | Long Run (21K–42K) | Speed Trainer |
| Berat (size 41 UK) | 227 gram | 205 gram |
| Stack Height | Tidak dipublikasikan detail heel/forefoot | Heel 39 mm / Forefoot 32 mm |
| Drop | Tidak dipublikasikan | 7 mm |
| Midsole | Fuzzfoam70 (rebound up to 70%) | Fuzzfoam70 (rebound up to 70%) |
| Outsole | CPU Rubber Sky Grip | CPU Rubber Sky Grip |
| Upper | Mesh standar Road Running 910 | Engineered mesh + Hyperweb |
| Harga Resmi | Rp749.900 | Rp799.900 |
Perbedaan Peruntukan dan Karakter Lari
Meski sama-sama pakai midsole Fuzzfoam70, dua sepatu ini sebenarnya diarahkan untuk kebutuhan yang sedikit berbeda:
- Haze Meridian lebih diarahkan untuk pelari yang butuh daya tahan di jarak jauh — cocok untuk tempo run panjang sampai simulasi race 21K bahkan full marathon 42K. Bobotnya sedikit lebih berat karena konstruksinya dirancang untuk menopang langkah dalam durasi lari yang lama.
- Haze Tempo 2.0 lebih condong ke peran speed trainer harian — sepatu latihan kecepatan yang dipakai lebih sering, misalnya interval, tempo run jarak menengah, atau sesi speed work rutin. Bobotnya yang lebih ringan (205 gram) membuatnya terasa lebih lincah untuk latihan dengan intensitas tinggi namun durasi tidak terlalu panjang.
Rekomendasi: Mana yang Cocok untuk Latihan Kamu?
Kalau kamu sedang mempersiapkan diri untuk race jarak jauh seperti half marathon atau full marathon, dan butuh sepatu yang bisa diajak lari lama tanpa terlalu cepat lelah, Haze Meridian adalah pilihan yang lebih relevan. Karakternya memang dirancang untuk menopang ritme lari panjang.
Sebaliknya, kalau rutinitas lari kamu lebih banyak diisi latihan interval, speed work, atau tempo run harian dengan jarak menengah, Haze Tempo 2.0 lebih pas karena bobotnya lebih ringan dan terasa lebih responsif untuk perubahan kecepatan yang cepat.
Buat pelari yang baru mulai serius latihan dan ingin satu sepatu untuk dua kebutuhan (latihan harian sekaligus sesekali race jarak menengah), Haze Tempo 2.0 bisa jadi pilihan yang lebih fleksibel karena bobotnya yang ringan tetap nyaman dipakai lari santai.
Perbandingan Harga
Dari sisi harga, Haze Meridian dibanderol Rp749.900, sementara Haze Tempo 2.0 sedikit lebih mahal di Rp799.900. Selisih harga Rp50.000 ini sepadan dengan tambahan detail di sisi upper (engineered mesh + Hyperweb) yang dimiliki Haze Tempo 2.0. Keduanya masih masuk kategori sepatu lari lokal under 1 juta, jadi tetap ramah di kantong dibanding kompetitor brand global dengan teknologi serupa.
Kesimpulan
Baik Haze Meridian maupun Haze Tempo 2.0 sama-sama mengandalkan teknologi midsole Fuzzfoam70 dan outsole CPU Rubber Sky Grip, jadi dari sisi bantalan dan traksi keduanya setara. Yang membedakan adalah peruntukannya: Haze Meridian untuk pelari yang fokus ke jarak jauh, sementara Haze Tempo 2.0 untuk latihan kecepatan harian yang lebih ringan dan lincah. Pilih sesuai kebutuhan latihan kamu, bukan cuma soal harga atau desain warna saja.
Cek juga artikel rekomendasi 5 sepatu lari lokal 500 ribuan disini

[…] andalan: seri Haze (seperti Haze Tempo 2.0 dan Haze Veloce) untuk latihan harian, serta seri Geist seperti Geist Ekiden untuk lari jarak jauh […]