Setelah sukses dengan Vomero 18 sebagai model dasar, Nike melanjutkan strategi tiga tingkatan pada lini Vomero dengan merilis Nike Vomero Plus. Sepatu ini diposisikan satu tingkat di atas Nike Vomero 18, menawarkan midsole yang lebih ringan dan responsif dengan tetap mempertahankan karakter empuk khas keluarga Vomero. Bagi pelari yang merasa Nike Vomero 18 sudah nyaman namun ingin sensasi bantalan yang lebih lembut lagi, Nike Vomero Plus adalah jawabannya.

Sejarah Singkat & Posisi di Line-up
Nike Vomero Plus resmi meluncur pada 7 Agustus 2025 di Nike.com dan sejumlah retailer terpilih. Sepatu ini merupakan bagian kedua dari tiga tingkatan yang dibangun Nike untuk pilar max cushioning, setelah Vomero 18 (Icon) dan sebelum Vomero Premium yang menyusul di bulan Oktober. Sama seperti Nike Vomero 18, desain Nike Vomero Plus turut memperhitungkan masukan dari pelari perempuan, namun tetap dirancang agar nyaman dipakai oleh semua gender.
Spesifikasi Nike Vomero Plus
- Kategori: Sepatu lari harian, tingkat menengah dalam pilar max cushioning
- Midsole: Full-length ZoomX foam (busa tunggal, tanpa campuran ReactX seperti Vomero 18)
- Tinggi tumpukan (stack height): Sekitar 45 mm di tumit dan 35 mm di depan (drop 10 mm)
- Berat: Sekitar 273 gram atau 9,6 oz untuk ukuran pria US 10, dan 8,5 oz untuk ukuran wanita
- Upper: Mesh rajut (engineered mesh) berbahan lembut dan breathable
- Outsole: Karet high-abrasion untuk daya cengkeram dan ketahanan lebih baik
- Harga rilis: Sekitar 180 dolar AS (unisex sizing), atau setara Rp2.930.000-an berdasarkan kurs saat ini*
- Cocok untuk: Lari harian jarak jauh, recovery run, dan pelari yang menginginkan rasa lebih ringan dari sepatu max cushioning
Teknologi Utama
Perbedaan paling mencolok antara Nike Vomero Plus dan Nike Vomero 18 terletak pada komposisi midsole-nya. Jika Nike Vomero 18 memadukan ZoomX dengan ReactX, Nike Vomero Plus melangkah lebih jauh dengan menggunakan ZoomX full-length di sepanjang midsole. Karena ZoomX dikenal sebagai busa paling responsif milik Nike dengan daya pantul (energy return) tertinggi, hasilnya adalah rasa lari yang lebih ringan, lebih lembut, dan lebih hidup dibanding Nike Vomero 18, meski keduanya sama-sama masuk kategori max cushioning.
Selain midsole, upper Nike Vomero Plus juga mendapat perhatian khusus lewat mesh rajut yang lebih breathable, cocok dipakai untuk sesi lari panjang tanpa membuat kaki terasa panas. Outsole karet high-abrasion turut ditambahkan untuk menjawab salah satu keluhan umum sepatu max cushioning, yaitu daya tahan outsole yang cenderung cepat aus karena empuknya midsole.

Siapa yang Cocok Memakai Nike Vomero Plus?
Nike Vomero Plus paling pas untuk pelari yang sudah terbiasa dengan sepatu berbantalan tebal dan ingin naik level dari Nike Vomero 18, tanpa harus langsung melompat ke Nike Vomero Premium yang jauh lebih tinggi stack height-nya. Sepatu ini juga ideal untuk pelari yang mencari daily trainer serba bisa: cukup ringan untuk dipakai lari dengan ritme sedang, namun tetap empuk untuk sesi recovery run maupun latihan jarak jauh.
Perbandingan Singkat dengan Vomero 18 dan Premium
Dibanding Nike Vomero 18, Nike Vomero Plus punya midsole yang lebih ringan berkat ZoomX murni, meski stack height-nya sedikit lebih rendah (45 mm vs 46 mm di tumit). Dibanding Vomero Premium yang punya stack height hingga 55 mm dan tambahan unit Air Zoom, Vomero Plus jelas lebih ringan dan lebih terjangkau, namun tetap memberikan sensasi empuk yang jauh di atas sepatu lari standar. Posisi ini membuat Nike Vomero Plus jadi titik tengah yang pas bagi pelari yang menginginkan keseimbangan antara kenyamanan dan performa.

Perawatan dan Tips Pemakaian
Karena midsole ZoomX cenderung lebih lunak dibanding busa EVA konvensional, sebaiknya Nike Vomero Plus tidak dipaksakan untuk latihan interval kecepatan tinggi atau lari di trek yang membutuhkan respons cepat. Sepatu ini akan bekerja optimal pada ritme easy run hingga tempo run santai. Simpan sepatu di tempat kering setelah dipakai lari dalam kondisi basah, dan hindari menjemurnya langsung di bawah sinar matahari agar busa ZoomX tidak cepat mengeras.
Kesimpulan
Nike Vomero Plus berhasil mengisi posisi tengah dalam trio Vomero dengan baik. Dengan midsole ZoomX full-length, bobot yang relatif ringan untuk kelas max cushioning, serta harga yang masih masuk akal dibanding Nike Vomero Premium, sepatu ini cocok jadi pilihan bagi pelari yang menginginkan upgrade nyata dari Nike Vomero 18 tanpa harus mengeluarkan bujet setinggi varian Premium. Jika kamu mencari daily trainer dengan rasa lari yang lebih hidup namun tetap empuk, Nike Vomero Plus layak masuk daftar coba.
*Harga dalam Rupiah merupakan estimasi konversi langsung dari harga ritel resmi di Amerika Serikat, belum termasuk pajak impor, biaya kirim, atau penyesuaian harga jika model ini dijual resmi di Indonesia.
Baca Juga artikel terkait nike vomero lainnya:
Nike Vomero 18
Nike Vomero Premium

[…] Spesifikasi Nike Vomero Plus: Upgrade Bantalan di Atas Vomero 18 Spesifikasi Nike Vomero 18: Sepatu Lari Bercushion Maksimal dari Nike Mengenal Lebih Dalam tentang Sepatu Pantofel 910 Haze Meridian vs 910 Haze Tempo 2.0 Kanky Story Honjo: Walking Shoes lokal ternyaman […]
[…] Spesifikasi Nike Vomero Plus: Upgrade Bantalan di Atas Vomero 18 Spesifikasi Nike Vomero 18: Sepatu Lari Bercushion Maksimal dari Nike Mengenal Lebih Dalam tentang Sepatu Pantofel 910 Haze Meridian vs 910 Haze Tempo 2.0 Spesifikasi Nike Vomero Premium: Stack Height Tertinggi di Lini Nike […]
[…] Nike Vomero 18, Vomero Plus, dan Vomero Premium: Mana yang Cocok untuk Kamu? Spesifikasi Nike Vomero Plus: Upgrade Bantalan di Atas Vomero 18 Spesifikasi Nike Vomero 18: Sepatu Lari Bercushion Maksimal dari Nike Mengenal Lebih Dalam […]