Puma Deviate Pure Nitro: Spesifikasi Lengkap Sepatu Lari Daily Trainer Pesaing Evo SL

Puma Deviate Pure NitroPuma Deviate Pure Nitro

Puma Deviate Pure Nitro: Kecepatan Tanpa Plate

Puma resmi memperkenalkan Deviate Pure Nitro sebagai anggota baru dari keluarga Deviate yang selama ini dikenal lewat versi ber-plate seperti Deviate Nitro 4 dan Deviate Nitro Elite 4. Bedanya, Deviate Pure Nitro sengaja dirancang tanpa PWRPLATE karbon. Puma ingin menghadirkan sensasi “kecepatan yang lebih mudah diakses” lewat foam saja, tanpa bantuan plate yang biasanya membuat ride terasa lebih kaku dan terstruktur.

Sepatu ini menyasar segmen yang belakangan makin ramai peminat, yaitu “performance trainer” atau sering disebut juga carbon-free super trainer, kategori yang juga diisi oleh Adidas Adizero Evo SL. Puma Deviate Pure Nitro dipasarkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding trainer ber-plate, namun tetap membawa material foam kelas atas yang biasanya hanya ditemukan di sepatu racing.

Spesifikasi Puma Deviate Pure Nitro

Kategori Performance Trainer / Daily Trainer
Berat ±220 gram (Pria UK 8 / US 9), ±180 gram (Wanita UK 4.5)
Stack Height 38 mm (heel) / 30 mm (forefoot)
Drop 8 mm
Midsole NITROFOAM berbasis 100% PEBA, nitrogen-infused, full stack tanpa plate
Plate Tidak ada (non-plated)
Outsole PUMAGRIP, rubber compound untuk traksi multi-permukaan
Upper Engineered mesh dengan heel collar empuk dan lidah sepatu berbantalan, minimal 30% material daur ulang
Penggunaan Easy run, long run, tempo run, latihan harian dengan variasi pace
Harga rilis Sekitar Rp 2,3 – 2,5 juta (setara USD 150 / GBP 130)
Tanggal rilis 4 Juni 2026

Teknologi di Dalamnya

Jantung dari Deviate Pure Nitro adalah full slab NITROFOAM berbahan dasar PEBA yang diproses secara supercritical nitrogen infusion, teknik yang sama yang dipakai di banyak sepatu racing kelas atas. Karena tidak ada plate karbon, seluruh respons dan pantulan sepatu ini murni bergantung pada karakter foam. Hasilnya adalah ride yang lebih fleksibel dan natural saat transisi kaki, berbeda dengan Deviate Nitro 4 yang terasa lebih terpandu oleh plate-nya.

Bagian outsole memakai PUMAGRIP, karet andalan Puma yang dikenal punya traksi bagus di berbagai kondisi jalan, termasuk saat basah. Upper-nya memakai mesh ringan dan breathable, dilengkapi collar empuk dan tongue berbantalan supaya nyaman dipakai lari jarak jauh.

Puma Devfiate Pure Nitro Detail
Puma Devfiate Pure Nitro Detail

Pilihan Colorway Puma Deviate Pure Nitro

  • PUMA White – Ultra Red – PUMA Silver (colorway peluncuran)
  • PUMA White – PUMA Silver (monokrom)
  • Alpine Snow – Warm White
  • Rich Cocoa – PUMA Black
  • Moss Veil – PUMA Black
Puma Deviate Nitro Colorway
Puma Deviate Nitro Colorway

Catatan: ketersediaan colorway dapat berbeda di setiap negara dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan rilis Puma di masing-masing region.

Kelebihan

  • Bobot sangat ringan untuk kelas trainer dengan stack tinggi
  • Full PEBA foam yang biasanya hanya ada di sepatu racing mahal
  • Harga lebih terjangkau dibanding sepatu ber-plate sekelas
  • Ride fleksibel dan cocok untuk berbagai pace, dari easy run sampai tempo
  • Outsole PUMAGRIP dengan traksi yang solid
Puma Deviate Pure Nitro on feet
Puma Deviate Pure Nitro on feet

Kekurangan

  • Fit cenderung agak sempit di midfoot dan toe box menurut sejumlah reviewer
  • Butuh waktu break-in beberapa puluh kilometer sebelum foam terasa optimal
  • Tanpa plate, respons di pace sangat cepat tidak seagresif sepatu ber-plate

Skor Puma Deviate Pure Nitro

Cushioning 8.5 / 10
Responsiveness 8 / 10
Stabilitas 8 / 10
Durabilitas 8 / 10
Value for Money 9 / 10
Skor Akhir 8.3 / 10

Cocok untuk Siapa?

Deviate Pure Nitro paling pas untuk pelari yang menjalani sebagian besar mileage mingguannya di pace easy hingga moderate, tapi sesekali ingin memacu diri di sesi tempo tanpa berganti sepatu. Karena tanpa plate, transisi kaki terasa lebih natural dan tidak “dipaksa” mengikuti geometri rocker seperti pada sepatu racing. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi pelari pemula hingga menengah yang penasaran dengan sensasi superfoam, tapi belum siap dengan karakter plate karbon yang kaku.

Dibandingkan Deviate Nitro 4, Deviate Pure Nitro punya bobot lebih ringan sekitar 30 gram serta harga yang lebih ramah di kantong, meski keduanya berbagi geometri stack height dan drop yang mirip. Bagi yang butuh satu sepatu serbaguna untuk latihan harian sekaligus long run akhir pekan, Deviate Pure Nitro menjadi opsi yang layak dipertimbangkan sebelum melangkah ke sepatu ber-plate yang lebih mahal.

Kesimpulan

Puma Deviate Pure Nitro adalah jawaban Puma untuk pelari yang ingin merasakan sensasi foam superfoam kelas racing tanpa harus membayar mahal dan tanpa harus menyesuaikan diri dengan kekakuan plate karbon. Cocok dijadikan daily trainer utama, terutama bagi yang sering menjalankan easy run sampai tempo run dalam satu rotasi sepatu yang sama. Bagi pelari yang mencari alternatif lebih terjangkau dari Deviate Nitro 4 namun tetap menginginkan performa premium, Deviate Pure Nitro layak masuk daftar pertimbangan.

(Gambar produk akan ditambahkan menyusul.)

By Misbah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *